Tekad Bupati Manokwari Jamin 100 Persen Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
“Dengan jaminan sosial diharapkan dapat mencegah bertambahnya angka kemiskinan baru,” ujar Hermus Indou.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hermus-Indou-saat-launching-penyerahan-secara-simbolis-kartu-kepesertaan-BPJS.jpg)
Lantaran, ketika terjadi risiko yang tidak diharapkan, sudah ada perlindungan yang diberikan oleh negara atau pemerintah melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
Baca juga: PT Freeport Gandeng BPJS Kesehatan untuk Melindungi Karyawan
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Manokwari, Yusak Dowansiba, menambahkan, kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan sudah berjalan dua tahun.
Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan dan pekerja informal tahun 2023 melalui DPA Disnakertrans Manokwari tahun 2023.
Total pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk 21.358 pekerja rentan sebesar Rp2,885 miliar.
Serta, Pemda Manowkari menyisihkan anggaran senilai Rp763,164 juta untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 3.742 orang pekerja non ASN atau tenaga honorer.
“Kartu peserta (BPJS Ketenagakerjaan) akan kami distribusikan secara bertahap kepada para pekerja rentan di Manokwari,” kata Yusak Dowansiba.
Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara dan Papua, Agus Theodorus Parulian Marpaung mengapreasiasi upaya Pemda Manokwari dalam melindungi masyarakarnya melalui Jamsostek.
“Kabupaten Manokwari menjadi kandidat Paritrana award tahun depan, yakni penghargaan kepada pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten, yang secara nyata memberikan perlindungan kepada masyarakatnya,” kata Agus Theodorus Parulian Marpaung.
Selama Januari hingga Oktober 2023, ucapnya, ada ada 3.276 kasus yang diproses di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manokwari dengan total klaim sebanyak Rp56 milyar.