Berita Fakfak
Donatus Nimbitkendik Ungkap Figur Bupati Fakfak 2024
"Bagi saya kita harus mencari orang atau pemimpin-pemimpin Fakfak yang punya jiwa sosialis, tetapi juga punya kemampuan lebih sebagai kapitalis,"
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Donatus-Nimbitkendik-2024.jpg)
Dalam kesempatan itu, ia menilai jika dibandingkan antara kelompok sosialis dan kapitalis ini maka jangkauan yang dimiliki pemimpin berjiwa kapitalis tentu lebih besar.
"Orang kapitalis jika ingin membangun pendekatan pembangunan secara menyeluruh, maka hal-hal yang tadi dikerjakan pemimpin sosialis akan termuat sekaligus di dalamnya pula," katanya.
Sehingga, menurut hemat Donatus, jiwa kapitalis dan sosialis harus terkombinasi pada 1 figur yang kemudian baru dikatakan layak menjadi Bupati Fakfak 2024.
"Bagi saya kita harus mencari orang atau pemimpin-pemimpin Fakfak yang punya jiwa sosialis, tetapi juga punya kemampuan lebih sebagai kapitalis," tandasnya.
Jadi menurutnya, jangan hanya mencari sosok pemimpin kapitalis semata, tetapi harus mampu juga mencari figur sosialis yang mampu memperhatikan langsung kebutuhan masyarakat.
"Singkatnya jika ditanya pemimpin seperti apa untuk Fakfak ke depannya, maka harus ada 2 pemimpin di mana 1 berjiwa kapitalis dan 1 orangnya lagi harus berjiwa sosialis, sehingga keduanya saling mengisi dan klop," tutupnya.
(*)