Berita Mansel
Ini Harapan Pedagang Pasar Ikan Raipawi ke Pemkab Mansel
"Karena harga ojek dari kota sudah meningkat sampai Rp20 ribu. Sehingga kalau sudah berkumpul semua di sini, sudah lebih baik," ujarnya.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/pasar-ikan-raipawi.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Pedagang ikan di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) sudah direlokasi ke Pasar Raipawi sejak November 2023 lalu.
Namun, dari penuturan para pedagang, hingga saat ini pendapatan mereka tak kunjung normal.
Meski begitu, para pedagang ini tetap mengapresiasi Perhatian Pemda Mansel dengan dibangunya Pasar Ikan Raipawi, dan memilih tetap bertahan di lokasi tersebut.
Baca juga: UPTD Persampahan Kaimana Bersih-bersih di Kawasan Pasar Ikan: 12,8 Ton Sampah Berhasil Dikumpulkan
Baca juga: Kunjungi Pasar Ikan Tanjung Wagom Fakfak, Ali Baham Temongmere Borong Keladi, Betatas dan Singkong
Ketua Keamanan Pasar Ikan Raipawi Hendrik Runtuboy mengatakan, pihaknya berharap adanya perhatian dari Pemda Mansel, agar bisa mencari solusi terkait persoalan yang dihadapi para pedagang ikan.
"Sehingga pasar sayur harus ada di samping sini, agar kita jaga roda ekonomi tetap berputar di sini. Karena mereka beli ikan di sini, nanti kembali ke pasar sayur juga," tuturnya, Selasa (13/2/2024).
Dikatakan Runtoboy, apabila pedagang sayur dan bumbu dapur lainnya sudah direlokasi ke area Raipawi, maka akan memepermuda akses bagi masyarakat untuk membeli kebutuham sehari-hari.
"Karena harga ojek dari kota sudah meningkat sampai Rp20 ribu. Sehingga kalau sudah berkumpul semua di sini, sudah lebih baik," ujarnya.
Sementara itu Matius Wangga, pedagang ikan di Pasar Raipawi, berharap agar adanya kebijakan dari Pemda Mansel, untuk menyediakan angkutan umum dengan harga yang ekonomis.
Sehingga lanjut dia, memudahkan masyarakat untuk menjangkau Pasar Ikan Raipawi.
"Karena masyarakat mengeluh masalah transportasi. Karena kalau pakai ojek pulang pergi itu habis. Kami pedangan merasa saya kepada mereka. Jadi kami mohon pemerintah bisa melihat keluhan dari masyarakat," pungkasnya.
(*)