Pilpres 2024
Warga Distrik Tomage Fakfak Tumpah Ruah Ikuti Perhitungan Suara Capres Cawapres
Lelaki asal Magelang Jawa Tengah itu menuturkan, ia sangat mengagumi sosok Prabowo Subianto sebagai seorang pendekar yang gigih rela mati untuk bangsa
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/penghitungan-suara-tomage.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Warga pada 9 kampung di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat tumpah ruah memadati sejumlah TPS untuk mengikuti perhitungan suara Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Pantauan TribunPapuaBarat.com Rabu (14/2/2024), misalnya saja pada TPS 01 Kampung Wasa Mulya Distrik Tomage, usai proses pencoblosan warga kembali memenuhi pelataran TPS untuk menantikan proses perhitungan suara.
"Kami kembali lagi untuk bisa datang ke sini (TPS) agar kawal suara capres cawapres pilihan kita, kalau saya pribadi memilih Prabowo-Gibran," sebut salah satu warga, Cahyo Widodo kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak.
Baca juga: Warga Mansel Rela Desak-desakan di TPS 002 Ransiki Demi Salurkan Hak Pilih
Baca juga: Pasangan Prabowo-Gibran Unggul di TPS 44 Jalan Suci Kaimana
Cahyo mengatakan ia datang nonton perhitungan surat suara bersama keluarganya hanya ingin memastikan Capres yang didukungnya dapat memang pada TPS tersebut.
"Kami berharap bisa menang dan terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, sehingga suatu saat mungkin bisa mengunjungi kami di Distrik Tomage Kabupaten Fakfak Papua Barat ini," jelasnya.
Lelaki asal Magelang Jawa Tengah itu menuturkan, ia sangat mengagumi sosok Prabowo Subianto sebagai seorang pendekar yang gigih rela mati untuk bangsa dan negara.
"Sehingga sudah menjadi suatu kerinduan bagi kami warga kecil untuk bisa melihatnya kali ini terpilih menjadi presiden," tandasnya.
Sementara itu, warga lainnya yang menyaksikan proses perhitungan suara di TPS 01 Wasa Mulya, Wiwid Wulandari pun turut mengikuti proses perhitungan suara oleh petugas KPPS.
"Kalau saya datang kembali ke TPS untuk melihat proses perhitungan suara dan bagi kami sangat asyik kalau bisa lihat suara satu per satu dihitung dan sambil sahut menyahut antar pendukung," jelasnya.
Ia pribadi mengatakan menjagokan Anies Baswedan dalam putaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kali ini.
"Ini bukan hanya di TPS ini saja tetapi di kampung-kampung lain juga masyarakat transmigrasi turun semua nonton perhitungan suara ini," tandasnya.
Ia mengatakan seperti halnya pada Kampung Warisa Mulya, Wonodadi Mulya, Mbima Jaya, Wammar, Salawir, Tomage, Otoweri hingga Wamosan.
"Ini bukti kecintaan kami terhadap sosok calon-calon Presiden dan Wakil Presiden, walaupun mungkin suara dari Tanah Papua ini tidak sebanyak di Jawa dan Sumatera tetapi kami juga bagian dari Indonesia," jelasnya.
Sehingga dikatakannya, tentu Papua juga dengan 6 provinsi yang ada menjadi satu tanda tanya siapa yang diinginkan dari Papua untuk menjadi presiden.
(*)