Berita Manokwari
STIH Caritas dan STIE Mah-Eisa Wisuda 184 Mahasiswa, Ini Harapan Hermus Indou
Tak hanya itu, lewat kesempatan tersebut putra terbaik Arfak itu juga berkomitmen dalam mendukung pendidikan di daerah ini.
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Wisuda-2024-ok.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Caritas Papua dan STIE Mah-Eisa Manokwari kembali mewisuda 184 mahasiswanya di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Prosesi wisuda kali ini juga dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Dr Suriel Semuel Mofu, Bupati Manokwari Hermus Indou hingga Bupati Bintuni Petrus Kasihiuw.
Ketua STIH Caritas Papua Prof Roberth K R Hammar mengatakan, rata-rata yang wisuda hari ini mengenyam pendidikan dari tiga tahun hingga lebih dari tujuh tahun.
Baca juga: DPRD Manokwari Minta Dinas Pendidikan Tindaklanjuti Surat Edaran Wisuda TK, SD dan SMA
Baca juga: Wisuda Taruna Poltekip dan Poltekim, Yasonna Laoly: Harus Punya Moral Serta Kinerja Unggul
"Kita bangga karena yang wisuda hari ini selain mahasiswa abadi, ada juga berhasil keluar dengan rata-rata kuliah tiga tahun," ujar Roberth, Senin (25/3/2024).
Setelah menerima gelar sarjana dari kedua lembaga, insan cendikia ini bisa wujudkan cita-cita almamater yakni ilmu pengetahuan untuk kesejahteraan dan cinta kasih.
"Ini adalah awal dari perjuangan karena di tengah masyarakat, kamu akan berdiri dan mengimplementasikan ilmunya," katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan selamat kepada para Sarjana Strata Satu dari STIH Caritas Papua dan STIE Mah-Eisa.
"Semoga ilmu yang diperoleh selama ini bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa," katanya.
Menurutnya, pembangunan di Manokwari butuh peran serta semua pihak, termasuk para wisudawan yang baru saja lulus.
Hermus berharap, para sarjana muda dapat menjadi agen perubahan dan berkolaborasi aktif dalam memajukan Manokwari.
"Tantangan pembangunan ke depan di Manokwari menanti wisudawan, oleh karena itu jadilah agen perubahan yang mampu berikan kontribusi nyata," tuturnya.
Tak hanya itu, lewat kesempatan tersebut putra terbaik Arfak itu juga berkomitmen dalam mendukung pendidikan di daerah ini.
"Kita ingin STIH Caritas Papua dan STIE Mah-Eisa Manokwari bisa terus melahirkan lulusan terbaik di daerah ini," pintanya.
(*)