Pilkada Manokwari
Julimen Ungkap Kriteria Bacawabup Pendamping Bernard Boneftar di Pilkada Manokwari
"Kami optimis menang telak. Kalaupun kami kalah secara terhormat, maka kami tidak permasalahkan," tegasnya.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/BB34.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bakal calon wakil bupati yang akan maju mendampingi Benard Boneftar di Pilkada serentak Kabupaten Manokwari tahun 2024 ini, rupanya masih menjadi misteri.
Sosok yang nantinya berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra Manokwari itu, harus memiliki integritas dan elektabilitas yang positif. Serta figur bakal calon wakil bupati harus familiar ditengah masyarakat.
Pasalnya, partai Gerindra kali ini telah berkomitmen untuk mengusung kader-kader terbaiknya.
Baca juga: Hans Lodewik Mandacan Gandeng Eddy Waluyo Maju Pilkada Manokwari: Jalur Independen
Baca juga: Maju Pilkada Manokwari, Hans Lodewyk Mandacan-Eddy Waluyo: Kami Target Enam Kursi
Mengingat, partai Gerindra saat ini merupakan partai penguasa pasca terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029, pada pesta demokrasi 14 Februari 2024 lalu.
"Kami akan tegak lurus sesuai arahan Pak Prabowo bahwa, loyalitas dan kehormatan partai Gerindra, kami akan menjaga sampai titik darah penghabisan bertarung untuk kepala daerah Pak Boneftar," ungkap salah satu anggota DPD Gerindra Papua Barat, Julimen, Rabu (15/5/2024).
Pada perhelatan pesta demokrasi pemilihan anggota legislatif lalu, partai Gerindra Manokwari mampu bangkit dari keterpurukannya 5 tahun silam, dengan menghadirkan 4 kader terbaiknya sebagai wakil rakyat.
Prestasi itu kemudian menjadi barometer untuk kemenangan pada pilkada serentak nanti.
"Kami optimis menang telak. Kalaupun kami kalah secara terhormat, maka kami tidak permasalahkan," tegasnya.
Sejumlah nama bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang sudah menghiasi ruang publik, tidak membuat partai Gerindra kendor.
Melainkan, kata dia, situasi tersebut menjadi motivasi untuk melakukan survei elektabilitas calon wakil bupati pendamping Bernard Boneftar.
"Kami akan memberikan asas demokrasi yang sehat, dengan menghargai pasangan calon yang lebih dahulu mengemuka," ujarnya.
Menurutnya, saat ini partai Gerindra juga tidak tergesa-gesa dalam menentukan calon wakil bupati.
Namun proses penjaringan dan survei yang akan menjadi penilaian bagi partai Gerindra secara berjenjang hingga ke DPP.
"Yang akan kami gandeng sebagai calon wakil bupati menemani Pak Boneftar, tentunya sesuai hasil survei dari tim penjaringan. Namun, mengingat Manokwari adalah rumah kita bersama, maka tidak menutup kemungkinan selain suku asli, suku Nusantara juga berkesempatan," tutup Julimen.
Sekedar informasi, Bernard Boneftar sendiri telah menyatakan diri siap maju dan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Manokwari 2024.
Keseriusan dirinya maju sebagai bacakada, telah dibuktikan melaui pendafataran dirinya di sejumlah partai politik.
Diantaranya, partai Demokrat, Nasdem, PAN, Perindo, Hanura, dan PSI.
(*)