Berita Pegunungan Arfak
Dua Balita Meninggal Dunia Tertimbun Longsor di Kampung Mbenti Pegaf
Untuk korban selamat, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Warmare, Manokwari, untuk mendapatkan pertolongan medis.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/TL34.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Dua balita meninggal dunia tertimbun longsor di Kampung Mbenti, Distrik Minyambouw, Pegunungan Arfak, Papua Barat, Minggu (26/5/2024).
Bencana longsor itu dilaporkan terjadi pada pukul 11.00 WIT.
Kedua korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Manokwari.
Baca juga: Lewati Longsor, Hermus Indou Kunjungi Warga Terdampak di Tanah Rubuh
Baca juga: Sejumlah Rumah di Kampung Mbenti Pegunungan Arfak Tertimbun Longsor, Dikabarkan Ada Korban Jiwa
Adapun jumlah korban dalam peristiwa itu lima orang.
"Dua korban yang meninggal dunia ialah, Kevin (5) dan Melisa (3)," tulis kantor Basarnas Manokwari dalam siaran persnya, Minggu (26/5/2024).
Sementara untuk tiga korban lainnya, satu ditemukan dalam kondisi selamat.
Sedangkan dua lainnya hingga kini belum ditemukan dan dalam masa pencarian.
"Korban selamat atas nama Jemson Dowansiba (30). Sementara dua korban lainnya yakni, Yunus (50) dan Desi (23) masih dalam pencarian," jelasnya.
Untuk korban selamat, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Warmare, Manokwari, untuk mendapatkan pertolongan medis.
Adapun proses pencarian melibatkan sejumlah personil gabungan yakni, 11 kru Basarnas, 10 personil Polres Pegaf, 4 orang dari BPBD Pegaf, dan masyarakat sebanyak 15 orang.
Proses evakuasi juga menggunakan berbagai bantuan alat seperti, truk personil, rescuer car type, alkon Albanav, Pal Medis, peralatan evakuasi serta peralatan SAR pendukung lainnya.
Dalam pencarian apabila ditemukan korban maka secepatnya akan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Warmare.
Hingga berita ini dimuat, proses pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan esok hari.
(*)