Pilkada Manokwari
Kampanye Pilkada Sisa 23 Hari, Christine Rumkabu Ingatkan Paslon soal Edukasi dan Keamanan
Hindari penyebaran berita hoax, SARA, bahkan jangan saling menjatuhkan. Sehingga kampanye yang dilakukan lebih pada mengedukasi lapisan masyarakat
Penulis: Hans Arnold Kapisa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kpu-manokwari-2098.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua KPU Manokwari Papua Barat, Christine Ruth Rumkabu mengingatkan dua peserta Pilkada Manokwari mengoptimalkan sisa waktu kampanye untuk lebih mengedukasi masyarakat pemilih.
Hal ini diungkapkan Rumkabu saat membuka debat publik Pilkada Manokwari (ke-dua) yang digelar di Aston Niu Hotel Manokwari Papua Barat, Kamis (31/10/2024).
"Kepada dua pasangan calon (paslon) dan tim agar memanfaatkan waktu kampanye sebaik mungkin dengan mengedukasi masyarakat melalui visi-misi dan program kerja masing-masing," kata Rumkabu.
Baca juga: KPU Manokwari Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2024, Teriakan Nomor Urut 01 dan 02 Menggema
Baca juga: Debat Publik Kedua Pilkada Pegaf 2024, Yosak Saroi: Politik Hanya Sebentar Kekeluargaan Abadi
Ia mengatakan, bahwa waktu normal pelaksanaan kampanye tersisa 23 hari sejak dimulai pada 24 September 2024 dan akan berakhir pada 24 November 2024.
Oleh karena itu, kata Rumkabu, melalui dua kali debat publik yang digelar KPU bertujuan mempertajam visi-misi dua paslon lewat pertanyaan panelis debat maupun tanya-jawab antar paslon.
"Kepada masyarakat Manokwari di 9 Distrik dan 173 kampung yang menyaksikan siaran langsung (debat), sekiranya dapat menyimak visi-misi kedua paslon untuk selanjutnya menentukan pilihan pada 27 November 2024," ujarnya.
Kesempatan ini, Rumkabu juga mengajak dua paslon dan tim agar di sisa waktu (23 hari) untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
"Hindari penyebaran berita hoax, SARA, bahkan jangan saling menjatuhkan. Sehingga kampanye yang dilakukan lebih pada mengedukasi lapisan masyarakat Manokwari untuk menjadi pemilih cerdas," katanya.
Pantauan Tribun, debat publik Pilkada kedua hari ini dihadiri langsung oleh paslon nomor urut 1 Bernard Boneftar-Edi Waluyo (BERBUDI) dan paslon nomor urut dua Hermus Indou-Mugiyono (HERO).
Adapun tiga orang panelis dalam debat publik kedua masih seperti debat pertama, yakni Rektor UNIPA Dr Hugo Warami, tokoh demokrasi Papua Barat Daya Amus Atkana, dan Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Uncen Jayapura, Dr. Y. Gabriel Maniagasi.
(*)