Rabu, 27 Mei 2026

Pilkada 2024

Bawaslu Teluk Bintuni Gelar Apel Siaga Pilkada 2024

"Tugas bawaslu adalah melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran sengketa proses pemilihan," jelas Sopiah dalam sambutannya. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Bawaslu Teluk Bintuni Gelar Apel Siaga Pilkada 2024
TribunPapuaBarat.com//Syahrul
Pimpinan Bawaslu Teluk Bintuni foto bersama jajaran usai apel siaga di halaman kantor Bawaslu Teluk Bintuni, Jumat (15/11/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT. COM, BINTUNI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Teluk Bintuni menggelar apel siaga pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Apel siaga pilkada 2024 berlangsung di halaman kantor Bawaslu Teluk Bintuni, Jumat (15/11/2024) pagi.

Ketua Bawaslu Teluk Bintuni Sopiah Tokomodoran mengatakan, apel siaga merupakan bentuk komitmen bawaslu dalam rangka pengawasan tahapan pilkada 2024.

Baca juga: Jelang Pilkada 2024, Sopiah Tokomodoran Imbau Panwaslu dan PTPS se- Teluk Bintuni Jaga Kesehatan

Baca juga: Bawaslu Teluk Bintuni Petakan TPS Rawan Pilkada 2024, Sopiah Tokomodoran: Bakal Dipublikasikan

"Tugas bawaslu adalah melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran sengketa proses pemilihan," jelas Sopiah dalam sambutannya. 

Dikatakannya, dalam apel tersebut pihaknya mengecek kesiapan pengawas pilkada di Teluk Bintuni.

Selain  itu, dalam apel itu juga dilakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah (Pemda), TNI/Polri, tokoh masyarakat, kalangan pemuda, pegiat/pemantau serta para peserta pemilu dalam bentuk deklarasi pilkada berintegritas.

"Mendekati puncak tahapan pemilihan intensitas perpolitikan di tingkat provinsi maupun daerah, tentunya akan semakin dinamis dan kompleks," katanya.

Olehnya itu, ia mengingatkan jajarannya utuk dapat mengantisipasi hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik/permasalahan pada pilkada 2024.

 

"Itu sudah menjadi tugas bersama seluruh elemen masyarakat," ucapnya.

Lanjut Sopiah, jumlah pengawas pemilihan di jajaran bawaslu sangat terbatas.

Untuk di Bawaslu Teluk Bintuni jumlah pengawas (pimpinan dan staf) 25 petugas.

Sementara untuk di tingkat panwaslu distrik dan kampung berjumlah 264 serta 117.

"PTPS yang tersebar di seluruh TPS di Kabupaten Teluk Bintuni 187. Artinya 1 TPS hanya terdapat 1 pengawas," bebernya.

Sopiah berharap, pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara saksi dari masing-masing peserta pilkada terlibat secara aktif dalam pengawasan di TPS. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved