Pilkada 2024
KPU Teluk Bintuni Distribusikan Logistik Pilkada 2024 ke Distrik H-3
Memed optimis, pendistribusian logistik pilkada tiba di di tempat tujuan dengan tepat waktu.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Muhammad-Makmur-Memed-Alfajri-saat-ditemui-TribunPapuaBaratcom-Juni-2024.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tinggal menghitung hari.
Olehnya itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Teluk Bintuni segera mendistribusikan logistik pilkada 2024.
Ketua KPU Teluk Bintuni Muhammad Makmur Memed Alfajri mengatakan, pendistribusian logistik pilkada dimulai pada 24 November 2024 atau H-3.
Baca juga: Siang Ini, KPU Teluk Bintuni Gelar Debat Publik Kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati
Baca juga: KPU Teluk Bintuni Belum Terima SK Pemberhentian dari ASN untuk Calon Wakil Bupati
"Hari pertama masa tenang itu kami distribusikan logistik pilkada," kata Memed saat diwawancarai Tribun, Selasa (19/11/2024).
Pendistribusian logistik pilkada 2024 didahulukan ke distrik yang sulit dilalui kendaraan bermotor.
Seperti, Distrik Moskona Utara, Moskona Timur, Merdey, Masyeta, Kuri dan Wamesa.
Selanjutnya, pada 25 November 2024 distribusi logistik pilkada diarahkan ke 13 distrik yang ada di pegunungan dan pesisir utara maupun selatan.
"Nanti pada 26 November 2024, distribusi logistik ke distrik yang jaraknya dekat dan mudah dijangkau seperti Distrik Bintuni, Manimeri, Tuhiba, Tembuni dan Meyado," ungkapnya.
Memed optimis, pendistribusian logistik pilkada tiba di di tempat tujuan dengan tepat waktu.
"Persiapan logistik pilkada menghadapi tantangan besar, terutama karena musim hujan yang melanda dalam beberapa bulan terakhir," tuturnya.
Olehnya itu, Memed mengingatkan semua pihak yang bertugas dalam pendistribusian menjaga logistik pilkada agar tetap aman.
"Kami telah mengatur tempat penyimpanan logistik agar terlindung dari ancaman cuaca ekstrem dan faktor lainnya," ucapnya.
Memed menambahkan, setiap logistik pikkada yang masuk, dilakukan beberapa tahapan seperti penyortiran, penghitungan, penyetingan hingga pengepakan.
"Semua ini diawasi secara ketat oleh KPU, Bawaslu dan dijaga oleh Polres Teluk Bintuni," pungkasnya.
(*)