Mahasiswa FPIK UNIPA Rayakan Natal "Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem"
“Melalui perayaan Natal ini, kami berharap dapat memperkuat kekeluargaan antara mahasiswa, baik yang Kristen maupun Islam."
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Mahasiswa-Universitas-Papua-UNIPA-merayakan-Natal.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Papua (UNIPA) merayakan perayaan Natal bertema “Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem”.
Acara tersebut berlangsung di Auditorium FPIK UNIPA, Amban, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (14/12/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I, Dekan FPIK, para dosen, dan sejumlah mahasiswa FPIK.
Sekretaris Panitia sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPIK yang baru dilantik, John M Gobay menyampaikan, perayaan Natal ini merupakan hasil kerja keras sejak Agustus.
"Kepanitiaan sudah dibentuk dari badan pengurus lama dan saya sebagai sekretaris panitia. Masa jabatan pengurus BEM lama berakhir. Saya mengajukan diri dan terpilih menjadi Ketua BEM," kata Jhon saat diwawancarai Tribun.
Baca juga: FATETA UNIPA Rayakan Natal Dengan Tema Marilah Kita Pergi Ke Betlehem
Panitia semangat untuk melakukan berbagai penggalangan dana dalam mendukung perayaan tersebut.
Ada empat program utama dalam rangka pengumpulan dana yaitu bazar, penggalangan sumbangan kasih dari dosen dan alumni, kegiatan bersih-bersih rumah dosen dan alumni, serta penyebaran brosur penawaran jasa.
"Hasil dari usaha dana yang terkumpul mencapai Rp 6415.000," katanya.
Dana ini dialokasikan untuk berbagai kebutuhan Natal dan acara lain dengan total belanja mencapai Rp 6.335.000.
Baca juga: Luksen Jems Mayor Hadiri Natal Oikumene di Teluk Wondama: Kasihi Tuhan dan Sesama Manusia
“Melalui perayaan Natal ini, kami berharap dapat memperkuat kekeluargaan antara mahasiswa, baik yang Kristen maupun Islam. Di FPIK, tidak hanya mahasiswa Kristen yang terlibat dalam persiapan acara, tetapi juga mahasiswa Muslim,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan selain mahasiswa, dosen juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, baik berupa sumbangan dana maupun bahan makanan.
Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan yang sangat tinggi antara mahasiswa dan dosen di FPIK.
Jhon memaknai perayaan Natal ini tidak hanya dianggap sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun persaudaraan yang lebih erat di kalangan civitas akademika FPIK UNIPA.
| Amnesty Unipa Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat dalam Peristiwa Tambrauw dan Dogiyai |
|
|---|
| Refleksi Jumat Agung: Amnesty Unipa Singgung Penderitaan dan Isu HAM Papua |
|
|---|
| Amnesty Unipa Desak Polisi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS |
|
|---|
| Presma Unipa Desak Evaluasi Dana Otsus Papua: "Gemuk Struktur, Implementasi Lemah" |
|
|---|
| Semangat Kebersamaan Warnai Dies Natalis ke-11 Fakultas Teknik Unipa Manokwari |
|
|---|