Kamis, 23 April 2026

Berita Kaimana

Dua Nelayan Hilang di Perairan Kaimana, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 

ebelum melakukan perjalanan, masyarakat harus memperhatikan Faktor cuaca, kesediaan BBM serta kondisi longboat dan kapasitas muatan

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto Dua Nelayan Hilang di Perairan Kaimana, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian 
ISTIMEWA
Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari saat berikan arahan kepada Tim SAR Gabungan sebelum melakukan pencarian nelayan yang dikabarkan hilang, Rabu (23/4/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Hingga saat ini tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri dan keluarga korban, 

masih melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Kampung Lakahia, Distrik Teluk Etna, Kabupaten Kaimana Papua Barat.

Kepala Pos SAR Kaimana, Silas Wopari mengatakan  kedua nelayan itu bernama Akbar (30) dan Sandi Basna (17). 

Baca juga: Pos SAR Fakfak Papua Barat Masih Kekurangan Personel dan Peralatan

Baca juga: Penumpang KM Dorolonda Terjatuh di Perairan Manokwari, Tim SAR Manokwari Cari di Sejumlah Titik

Mereka menggunakan perahu fiber dengan mesin 40 PK.

Dari laporan keluarga, kata Wopari, keduanya melakukan perjalanan untuk mencari ikan di rumpon yang berada di perairan depan kampung Lakahia pada hari Kamis, 17 April 2025.

Setelah beberapa hari disana, pada Selasa, 22 April 2025 kurang lebih Pukul 7 pagi, 

keduanya melakukan perjalanan pulang dari lokasi Rumpon menuju ke kota Kaimana, namun hingga hari ini belum juga tiba.

Belum sampainya kedua nelayan itu di kota Kaimana baru diketahui setelah perahu nelayan lain yang juga bersama-sama mereka di lokasi Rumpon tiba di kota Kaimana pada Rabu, 23 April lalu. 

 

"Mereka adalah anggota keluarga dari dua nelayan yang hilang ini. Saat itu mereka sama-sama pancing di rumpon tersebut. 

Namun dua nelayan ini lebih dulu pulang dihari Selasa, sementara mereka masih bertahan dan baru menyusul pulang di hari Rabu," jelasnya kepada TribunPapuabarat.com, Jumat (25/4/2025). 

Dihari Rabu dan Kamis, pihak keluarga sudah melakukan pencarian, namun karena belum membuahkan hasil, maka dilaporkan ke Kantor Pos SAR Kaimana.

Setelah menerima laporan, Tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI/Polri serta keluarga korban langsung menuju ke lokasi kejadian.

"Tim gabungan ini akan ada disana kurang lebih dua tiga hari menyesuaikan kondisi dilapangan tetapi juga persediaan logistik dan BBM," kata Silas Wopari

Orang nomor satu di Pos SAR Kaimana ini juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut, baik yang melakukan perjalanan ke kota maupun kampung dan yang melakukan penangkapan ikan untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas.

"Sebelum melakukan perjalanan, masyarakat harus memperhatikan Faktor cuaca, kesediaan BBM serta kondisi longboat dan kapasitas muatan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya. 

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved