Penjabat Kepala Daerah di Papua Barat

Penjabat Bupati Sorong Janji Optimalkan Kawasan Ekonomi Khusus, Target Dongkrak PDRB

Penjabat Bupati Sorong Janji Optimalkan Kawasan Ekonomi Khusus, Target Dongkrak PDRB, berikut penjelasan tentang KEK Sorong

TRIBUNPAPUABARAT.COM/F. WEKING
OPTIMALISASI – Pj Bupati Sorong, Yan Piet Mosso memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai dilantik oleh Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Penjabat (Pj) Bupati Sorong, Yan Piet Mosso berjanji akan mengoptimalkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mendongkrak pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sorong, maupun PDRB Provinsi Papua Barat.

“KEK Sorong ini koridor potensi sumber daya yang Papua Barat punya,” ujar Yan Mosso saat ditemui awak media usai dilantik menjadi Pj Bupati Sorong di Aston Niu Hotel Manokwari, Selasa (23/8/2022).

Ia menjelaskan, optimalisasi pemanfaatan KEK Sorong ditempuh dengan tiga strategi yakni pembenahan sistem, peningkatan infrastruktur serta dukungan alokasi anggaran.

Baca juga: Paulus Waterpauw Instruksikan Penjabat Bupati Sorong Tuntaskan Masalah Tapal Batas

Baca juga: Suaminya Dilantik Pj Bupati Sorong, Anie Mosso: Selalu Takut kepada Tuhan

KEK Sorong yang terletak di Distrik Mayamuk telah diresmikan pada 11 Oktober 2019 semasa kepemimpinan Gubernur Dominggus Mandacan dan Wakil Gubernur Mohamad Lakotani.

Luas lahannya mencapai 523,7 hektar. KEK Sorong berada di jalur lintasan perdagangan Internasional Asia Pasifik dan Australia.

Kawasan tersebut diproyeksi mampu menarik investasi senilai Rp 32,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 15.024 hingga tahun 2025.

“Ini memerlukan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sorong, pemerintah provinsi, termasuk pemerintah pusat melalui kementerian terkait,” ucap Yan Mosso.

Sebagai penjabat kepala daerah, sambung dia, berbagai upaya harus dilakukan. Agar kehadiran KEK di Kabupaten Sorong memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dan masyarakat setempat.

Setelah tiga strategi terimplementasikan, tugas selanjutnya adalah gencar mempromosikan KEK ke seluruh dunia untuk menarik minat para investor menanamkan modalnya di Kabupaten Sorong.

“Karena potensi sumber daya alam Kabupaten Sorong sangat menjanjikan,” ujar Mosso.

Baca juga: Penjabat Wali Kota Sorong Paparkan 6 Program Prioritas, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Baca juga: Paulus Waterpauw Pertanyakan Penggunaan APBD Papua Barat: Kepala BPKAD Saya Belum Cek

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw mengatakan, KEK Sorong ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2016 sebagai KEK pertama di Tanah Papua.

KEK Sorong diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Indonesia timur sesuai prinsip Nawacita Presiden yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Selain itu, kehadiran KEK Sorong dapat lapangan pekerjaan yang besar hingga tahun-tahun mendatang. Namun, hingga kini KEK Sorong belum beroperasi.

“Segera ditindaklanjuti supaya segera beroperasi sehingga bisa menyerap tenaga kerja,” ucap Paulus Waterpauw.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved