Breaking News:

Wisata Papua Barat

Lestarikan Alam Wisata Papua Barat, Para Perempuan di Kampung Raja Ampat Punya Peran Penting

Di Raja Ampat yang menjadi bagian dari wisata Papua Barat, para perempuan berperan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Istimewa/ Kompas
Sabun buah merah menjadi salah satu produk lokal yang saat ini dikembangkan oleh ibu-ibu di Meosmanggara, Kecamatan Waigeo Barat, Raja Ampat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Di Raja Ampat yang menjadi bagian dari wisata Papua Barat, para perempuan berperan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

Kawasan wisata Papua Barat Raja Ampat, memang memiliki alam yang lestari yang menjadi tanggung jawab untuk warga lokal menjaganya.

Wisata Papua Barat di Kampung Raja Ampat ini dijaga oleh para perempuan yang berperan dalam melestarikan lingkungan, membuat inovasi baru, menjaga alam sekitar, dan membantu perekonomian keluarga.

Baca juga: Kampung Arborek di Raja Ampat, Wisata Papua Barat yang Terkenal dengan Pemandangan Bawah Lautnya

Berikut beberapa kisah perempuan pejuang dalam kelestarian lingkungan di Raja Ampat:

1. Anggota pokmaswas

Pokmaswas adalah singkatan dari Kelompok Masyarakat Pengawas. Ini merupakan salah satu kelompok yang dibentuk dalam projek pengelolaan ekosistem pesisir prioritas, mengenai penatalayanan sumber daya pesisir dan masayrakat oleh Coremap-CTI, yang dilakukan oleh ICCTF-Bappenas.

Pokmaswas terdiri dari masyarakat setempat, yang bertugas mengawasi dan melaporkan segala hal yang ada di sekitar lingkungan kawasan konservasi perairan pesisir tempat tinggal mereka.

Anggota pokmaswas ini juga ada yang perempuan. Salah satunya Esterlita Jabung (33) di Kampung Mutus. Esterlita biasanya akan berpatroli di lautan mulai dari jam 10 sampai jam 4 sore.

“Mau jadi pokmaswas karena ini jadi penyelamat, untuk lingkungan, untuk kita juga,” ujarnya di Kampung Mutus (26/3/2022).

Ia mengungkapkan bahwa kegiatannya untuk mengawasi lingkungan di lautan itu tidak ditentang oleh suami, justru didukung.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved