PUPR Papua Target 14 Hari Pengerukan Drainase di Kota Sorong Rampung

PUPR Papua Barat menargetkan pengerukan akan rampung dalam 14 hari ke depan

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
PENGERUKAN-Satu alat berat sedang melakukan pengerukan lumpur dari drainase di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Klawalu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Sabtu (10/9/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pemerintah Provinsi Papua Barat terus berupaya agar Kota Sorong bisa bebas dari banjir.
Salah satu langkah yang sementara dikerjakan adalah pengerukan lumpur dan sampah pada sejumlah drainase di Kota Sorong.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Barat menargetkan, pengerukan akan rampung dalam 14 hari ke depan. Seluruh titik yang berpotensi terjadinya penyumbatan, telah dipetakan.

"Saat ini ada sekitar 23 titik yang kami keruk," ucap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Yohanis Momot kepada awak media di Kota Sorong, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: PUPR Papua Barat Mulai Kerahkan Alat Berat Bongkar Drainase Tertutup di Kota Sorong

Baca juga: Perpustakaan SMP Negeri 6 Wosi Manokwari Raih Akreditasi A

Baca juga: Robert Kardinal Bilang Reklamasi Tembok Berlin Jadi Biang Kerok Banjir Kota Sorong

Ia menjelaskan, sebanyak 20 alat berat disebarkan ke sejumalah titik guna mengeruk lumpur dan sampah dari dalam drainase.
Untuk drainase yang tertutup, terpaksa harus dijebol agar pekerjaan bisa berjalan maksimal.

"Kami kerahkan 20-an alat berat ke lokasi untuk melakukan pengerukan," ucap Yohanis Momot.

Baca juga: Papua Muda Inspiratif Kota Sorong Salurkan Bantuan untuk Warga yang Terdampak Banjir dan Longsor

Baca juga: BPK Papua Barat Tegaskan Audit Investigasi Kasus ATK di Sorong Masih Diproses

Setelah pengerukan, PUPR akan menata ulang semua drainase agar debit air sama rata. Kemudian, jembatan warga yang dibongkar juga nanti dibangun kembali.

"Jembatan warga ini manual. Nanti kami usulkan ke APBN 2023 untuk pengerjaannya," ungkap dia.

Baca juga: Propam Periksa Senpi Personel Polres Sorong Kota: Merawat Senpi Inventaris yang Dipinjam

Baca juga: Kapolres Sorong Kota dan Jajaran Terobos Banjir untuk Cek Kondisi Warga: Kita Siapkan Perahu Karet

Ia menerangkan, pekerjaan pengerukan sudah dimulai dari Kampung Bugis, Kilometer 10 masuk dan Kilometer 12.
Kemudian Belakang Universitas Terbuka, Kanal Victory, Kelurahan Klagison hingga Klawalu.

Ia berharap, pekerjaan drainase itu dapat dipelihara oleh masyarakat setempat demi mencegah terjadinya penyumbatan.

"Sehingga pekerjaan ini bisa bertahan sampai 10 atau 20 tahun ke depan. Jangan nanti kita kerja ulang-ulang terus," pungkas dia.(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved