Papua Barat Dapat Kucuran Rp 29 Triliun dari APBN 2023, Paulus Waterpauw Serahkan DIPA dan TKDD Esok

Penyerahan DIPA dan TKKD itu langsung dilakukan oleh Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, di Sorong, Jumat (2/12/2022).

Penulis: Fransiskus Salu Weking | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/F WEKING
PENYERAHAN DIPA TKDD - Kepala Kantor Wilayah DJPb Provinsi Papua Barat, Bayu Andy Prasetya, saat diwawancara di ruang kerjanya, Rabu (30/11/2022 sore. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN dan Dana Transfer ke Daerah serta Dana Desa (TKDD) tahun 2023 akan diserahkan untuk satuan kerja kementerian/lembaga di Provinsi Papua Barat.

Penyerahan langsung dilakukan oleh Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, di Sorong, Jumat (2/12/2022).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Papua Barat, Bayu Andy Prasetya, mengatakan penyerahan DIPA dan TKDD di Papua Barat dilakukan sehari setelah Presiden Jokowi menyerahkan kepada semua menteri dan gubernur pada 1 Desember 2022.

DIPA maupun TKDD tersebut harus segera diserahkan ke masing-masing satuan kerja kementerian/lembaga agar pelaksanaan anggaran tahun 2023 berjalan lebih maksimal.

"Setelah terima, proses lelang pengadaan barang dan jasa sudah bisa dilakukan sehingga Januari 2023 langsung ngebut," ucap Bayu Andy Prasetya, Rabu (30/11/2022) sore.

Baca juga: Tim Anggaran Absen, DPR Papua Barat Tunda Rapat Paripurna Penyerahan KUA PPAS APBD 2023

Percepatan realisasi penyerapan APBN sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua Barat selama tahun 2023.

Hal itu menjadi komponen penting agar pembangunan daerah berjalan sesuai ekspektasi masyarakat setempat.

"Dari sisi pengeluaran pemerintah, ini merupakan komponen penting," kata Bayu Andy Prasetya.

Total APBN 2023 yang dikucurkan pemerintah pusat ke Papua Barat diproyeksi mencapai Rp 29 triliun lebih.

Dana itu meliputi DIPA satuan kerja kementerian/lembaga sebanyak Rp 8 triliun dan TKDD untuk 14 pemerintah daerah Rp 21,67 triliun.

Jumlah keseluruhannya meningkat signifikan dibandingkan alokasi APBN tahun 2022 yakni Rp 27,24 triliun.

Baca juga: DPR Papua Barat Surati Kemendagri Minta Dispensasi Pembahasan APBD 2023

"Angka yang besar ini akan berikan multiplier effect kalau eksekusinya cepat," ucap Bayu Andy Prasetya.

Ia menuturkan, target penyerapan APBN triwulan I tahun 2023 berkisar antara 15 sampai 20 persen dari total alokasi.

Karena itu, aktivitas pelelangan harus dimulai setelah DIPA dan TKDD diserahkan ke masing-masing satuan kerja pada 14 pemerintah daerah serta kementrian/lembaga.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved