Target Stunting 14 Persen, Sekretaris Utama BKKBN: Berikan Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal

pemberian makanan tambahan kaya protein hewani kepada balita dan ibu hamil sebagai langkah pencegahan stunting yang jauh lebih efektif

Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Haryanto
TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
SAMBUTAN - Sekretaris Utama BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto memberi sambutan dalam pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, di Manokwari, Kamis (2/3/2023). 

Ia juga berpesan, agar Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua Barat Daya dapat menyerap 100 persen dana alokasi khusus (DAK) fisik sub bidang KB dan non-fisik berupa bantuan operasional keluarga berencana (BOKB).

Merealisasikan anggaran, ucapnya, melalui program tepat sasaran penurunan stunting, satu di antaranya lewat pemberian makanan tambahan kaya protein hewani.

Pada 2023, Papua Barat mendapat alokasi anggaran DAK fisik sub bidang KB sebanyak 9 miliar dan 45 miliar untuk BOKB.

“Jangan smpai anggaran stunting habis untuk seminar-seminar, diskusi, perjalanan. Jadi, yang sampai ke mulut ibu hamil dan anak-anak itu rendah. Kapasitas fiskal daerah meningkat, tolong dioptimalkan, ” tandas Tavip Agus Rayanto.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved