Berita Papua Barat

BKKBN Papua Barat: 10 Persen Target MBG di SPPG Diberikan ke Ibu Hamil, Menyusui dan Balita non-PAUD

"Kemungkinan dimulai dalam waktu dekat. Pekan ini sudah mulai disiapkan," tandasnya.

Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
TribunPapuaBarat.com//Rahmat
Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, menerangkan sepuluh persen target MBG di setiap SPPG akan diberikan kepada bumil, busui, dan balita non-PAUD. Rencananya program tersebut mulai disiapkan pada pekan ini. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - BKKBN Perwakilan Papua Barat menindaklanjuti perjanjian kerja sama antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dan Badan Gizi Nasional.

Perjanjian yang dimaksud ialah pemenuhan gizi dan penanganan serta pencegahan stunting.

Kepala BKKBN Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, mengatakan sasaran pemenuhan gizi dalam bentuk Makan Bergizi Gratis (MBG) ialah ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan bayi lima tahun (balita) non-PAUD.

Baca juga: Kirab Bangga Kencana, Ali Baham Temongmere: Keluarga Kuat Dukung Efektivitas Program Pemerintah

Baca juga: Soal Program MBG di Mansel, Joni Saiba Sampaikan Hal Ini ke Instansi Terkait

"Kerjasama (BGN) dengan kita menyasar penanganan stuntingnya. Makanya sasarannya ke bumil, busui dan balita non-PAUD," sebut Philmona Maria Yarollo, Senin (23/6/2025).

Ia menyatakan selama ini, program MBG telah berjalan. Dimana program tersebut menyasar pelajar dari tingkat PAUD hingga SMA.

Adapun MBG bagi bumil, busui dan balita non-PAUD disebutnya mendapat porsi sebesar sepuluh persen dari target di setiap Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada.

Di Papua Barat, jumlah SPPG tujuh unit.

SPPG saat ini sudah ada di Kabupaten Manokwari, Fakfak, Kaimana, dan Manokwari Selatan.

"MBG untuk bumil, busui dan balita non-PAUD itu sepuluh persen dari target SPPG," ulangnya.

Dia mencontohkan, jika target setiap SPPG dalam pemberian MBG sebanyak 3.500-4.000 orang, maka porsi 350-400 orang diberikan kepada bumil, busui dan balita non-PAUD.

Dia menyatakan, pelaksanaan penyaluran MBG bagi bumil, busui dan balita non-PAUD sebut tergantung pada penanggung jawab MBG di daerah yakni BGN.

"Kemungkinan dimulai dalam waktu dekat. Pekan ini sudah mulai disiapkan," tandasnya.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved