Kontestasi Calon Bupati Manokwari
Enggan Disebut Kuda Hitam di Pilkada Manokwari, Benny Boneftar: Saya Kuda Merah
Benny Boneftar menghormati keinginan masyarakat luas jika dirinya diminta maju dalam Pilkada Manokwari 2024.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ketua-DPC-Partai-Gerinda-Manokwari-Benny-Boneftar.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerinda Manokwari, Benny Boneftar menegaskan dirinya bukan kuda hitam dalam Pilkada di Kabupaten Manokwari.
Ia dengan tegas menyebut dirinya sebagai kuda merah, sesuai partai yang kini dipimpinnya.
"Saya ini kuda merah. Partai ini kan merah, tapi bulu-bulu ekornya kuning," kata Benny Boneftar, Rabu (9/8/2023) menganalogikan.
Ia mengatakan dilahirkan dan dididik di Kabupaten Manowari. Kini pun bekerja dan mengabdi dalam ranah politik di Manokwari.
Baca juga: Pemkab Manokwari Siapkan Rp 60 Miliar untuk Pilkada 2024, Pertimbangan 3 Paslon
Baca juga: Pemkab Manokwari Belum Anggarkan Dana Pengamanan Pilkada, Ini Penyebabnya
Ia menghormati keinginan masyarakat luas jika dirinya diminta maju dalam Pilkada Manokwari 2024.
Benny mengaku masih bekerja selangkah demi selangkah sehingga fokus Partai Gerindra tidak terpecah.
"Saya siap (jika diminta maju) oleh partai. Sebagai politikus saya siap bahkan maju di tingkat provinsi atau kabupaten atau bahkan kota juga siap," kata Benny Boneftar.
Bahkan, ia mengaku rela jika diminta untuk membantu menggali parit.
Karena dengan begitu, ucapnya, masyarakat akan melihatnya dan Gerindra dapat bekerja dimana saja.