Dinas PUPR Papua Barat

Pelebaran Jalan Pasir Putih Manokwari, Yohanis Momot Jamin Kualitas Aspal HRS-WC

Menurut dia, mulai dari lebar jalan hingga kualitas aspal Jalan Pasir Putih, guna menunjang aksesibilitas ke daerah wisata andalan di Manokwari.

Tribunpapuabarat.com//Kresensia Kurniawati Mala Pasa
Pj Gubernur Papua Barat Paulus waterpauw beserta Kejati Papua Barat Harli Siregar, Bupati Manokwari Hermus Indou dan Plt Kadis PUPR Papua Barat Yohanis Momot saat mencanangkan proyek pelebaran ruas jalan Pasir Putih Manokwari, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sepanjang 8,8 km Jalan Pasir Putih Manokwari sementara diperlebar dari kondisi eksisting lima meter menjadi tujuh meter.

Plt Kepala Dinas (Kadis) PUPR Papua Barat Yohanis Momot menjamin kualitas aspal yang digunakan, yakni hot rolled sheet (HRS) atau lapis tipis aspal beton (lataston).

"Aspal yang dulu sudah gunakan HRS-base, kita lapisi lagi dengan HRS-WC seluruhnya sepanjang 8,8 kilometer," ungkap Yohanis Momot saat pencanangan proyek pelebaran Jalan Pasir Putih, Selasa (12/9/2023).

Baca juga: Kendarai Ekskavator, Paulus Waterpauw Canangkan Proyek Pelebaran Jalan Pasir Putih

Baca juga: Amos Rumsayor Optimis Pariwisata Ikut Melejit Seiring Peningkatan Jalan Pasir Putih

Ia menjelaskan, HRS merupakan campuran beraspal panas yang terbuat dari aspal, agregat dan filler.

Ketebalan HRS harus berada di antara 2,5 cm hingga 3 cm.

Lataston atau HRS ini biasa gunakan pada jalan dengan beban lalu lintas yang sedang.

"HRS-Base biasa dipakai untuk lapis fondasi," ujarnya.

Sementara HRS-WC dipakai untuk lapis aus pada permukaan aspal.

Yohanis Momot menambahkan, proyek peningkatan Jalan Pasir Putih Manokwari, itu ditargetkan rampung Desember 2023 mendatang.

Dikerjakan selama 120 hari kalender oleh kontraktor dariĀ  PT. Alam Cenderawasih Jaya.

Kontrak proyek dimulai sejak 28 Agustus 2023.

Disebutkannya, pagu anggaran peningkatan Jalan Pasir Putih sebesar Rp 18 miliar.

Bersumber dari dana alokasi khusus tahun anggaran 2023.

"Dalam APBD perubahan kita minta tambahan (Rp) 9 miliar," tutur Yohanis Momot.

Menurut dia, mulai dari lebar jalan hingga kualitas aspal Jalan Pasir Putih, guna menunjang aksesibilitas ke daerah wisata andalan di Manokwari.

(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved