Berita Manokwari
Manokwari Resmi Punya 14 Kepala Distrik: Bukti Pelayanan Pemerintah ke Masyarakat
pembentukan kelima distrik merupakan hasil perjuangan selama 13 tahun atau telah dimulai sejak 2010.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat kini resmi memiliki 14 kepala distrik (kecamatan), setelah pemekaran lima distrik yang baru dari sembilan distrik terdahulu.
Bupati Manokwari Hermus Indou melantik kelima kepala distik yang baru, di ruang sasana karya kantor Bupati Manokwari, pada Kamis (21/12/2023).
Usai pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan, Bupati Hermus Indou kemudian menyerahkan peta distrik yang baru kepada para kepala distrik.
Baca juga: Liputan Khusus - Ini Saran Akademisi Unipa agar Manokwari Bebas dari Pemalangan Jalan
Baca juga: Hermus Indou: Lima Distrik Baru di Manokwari Diresmikan Januari 2024, Besok Kadistriknya Dilantik
Kelima distrik pemekaran, itu di antaranya Distrik Mokwam, Wasirawi, Masni Utara, Aimasi dan Moruj-Mega.
Hal ini tercantum dalam Peraturan Daerah Kabupaten Manokwari Nomor 1 Tahun 2023.
Di waktu yang bersamaan, Bupati Manokwari Hermus Indou melantik Kepala Distrik Masni, Prafi dan Manokwari Timur.
Hermus Indou mengaku, pembentukan kelima distrik merupakan hasil perjuangan selama 13 tahun atau telah dimulai sejak 2010.
Pada Januari 2024, Pemda Manokwari berencana akan meresmikan kelima pemerintah distrik itu dengan peletakan batu pertama pembangunan kantor distrik.
“Ini merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam rangka memberikan pelayanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Manokwari,” ungkap Hermus Indou dalam sambutannya.
Ia mengimbau kepada para kepala distrik untuk memahami dengan baik tugas dan fungsinya, melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat.
Sambil para kepala distrik juga membangun koordinasi dengan pemerintah distrik induk maupun unsur vertikal lainnya.
Guna meningkatkan perannya dalam mengawal program-program pembangunan yang menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Manokwari.
Serta, program pembangunan infrastruktur strategis ibu kota Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari dalam rangka mewujudkan Kabupaten Manokwari sebagai pusat peradaban Tanah Papua.
Ihwal menyambut Pemilu 2024, ia menegaskan, agar kelima distrik yang baru tidak membuat administrasi Pemilu tersendiri.
Lantaran, Kementerian Dalam Negeri dan KPU RI telah mengimbau agar seluruh proses pengadministrasian hasil Pemilu 2024 masih menginduk di distrik asal.
Diketahui, Distrik Aimasi dimekarkan dari Distrik Prafi, Distrik Mokwam pemekaran dari Distrik Warmare, Distrik Masni Utara dan Wasirawi dimekarkan dari Distrik Masni.
Sementara Distrik Moruj Mega dimekarkan dari Distrik Manokwari Utara.
Kelima kepala distrik yang baru dilantik, di antaranya, Markus Mandacan dilantik sebagai Kepala Distrik Masni Utara, Yustinus Dowansiba dilantik sebagai Kepala Distrik Moruj Mega, Simon Meidotga dilantik sebagai Kepala Distrik Wasirawi.
Ada juga Septer Wonggor dilantik sebagai kepala Distrik Mokwam dan Slamet Sudaryono dilantik sebagai Kepala Distrik Aimasi.
Sedangkan ketiga kepala distrik lainnya yang iktu dilantik yaitu Muhammad Ali Syamsul dilantik sebagai Kepala Distrik Masni, Amos Rumsayor dilantik sebagai Kepala Distrik Manokwari Timur, dan Andarias Sayori dilantik sebagai Kepala Distrik Prafi.
Sebagai informasi, total distrik di Kabupaten Manokwari selain lima distrik yang baru, yakni yakni Distrik Manokwari Barat, Manokwari Selatan, Manokwari Timur, Manokwari Utara, Masni, Prafi, Sidey, Tanah Rubuh dan Warmare.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.