Pileg 2024
Romer Tapilatu dan Cara Menarik Suara Kaum “Wow”
Terlebih kaum muda saat ini identik dengan pesatnya digitalisasi, termasuk media sosial.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Romer-tapilatu-031.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Masing-masing kontestan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 memiliki cara tersendiri menggaet suara kaum muda.
Romer Tapilatu, calon legislatif (caleg) DPRD Provinsi Papua Barat dari daerah pemilihan (dapil) Manokwari, salah satunya.
Walakin sudah berusia 54 tahun, ia mengaku, memiliki kepekaan terhadap kebutuhan kaum muda masa kini yang didefinisikannya sebagai kaum “wow”.
Baca juga: Romer Tapilatu Menaruh Perhatian Besar untuk Pendidikan Dasar
Baca juga: Optimisme Romer Tapilatu di 2024: Masyarakat Harus Cerdas Memilih yang Potensial Jadi Presiden
Caleg yang diusung DPD Partai Gerindra Papua Barat, itu berjanji jika terpilih dalam Pemilu 2024, akan memperjuangkan aspirasi kaum muda.
Sembari mendukung hal-hal positif yang dilakukan generasi muda.
“Kita harus sesuaikan dengan apa yang diinginkan kaum muda. Contohnya, apa yang sedang digandrungi kaum wow saat ini,” ungkap Romer Tapilatu saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com di Manokwari, Selasa (2/1/2023).
Ketua Komisi B DPRD Manokwari itu menjelaskan, kaum wow merujuk kepada generasi muda zaman sekarang yang mudah tercengang melihat hal baru yang memantik rasa ingin tahu yang tinggi dan ingin meencoba.
Menurut dia, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka merepresentasikan kaum muda,
Sehingga, ucapnya, juga perlu bagi para calon legislatif yang ada untuk merepresentasikan kaum wow tersebut.
Romer pun tak menampik kegemaran generasi era 1990-an hingga awal 2000-an sudah tidak digandrungi lagi anak muda masa kini.
Terlebih kaum muda saat ini identik dengan pesatnya digitalisasi, termasuk media sosial.
Tak ayal, Romer pun kini bergeliat kampanye melalui media sosial dengan cara membagikan aktivitasnya di laman akun pribadinya seperti Instagram dan Facebook.
“Walaupun saya tidak tidak tahu detail operasional media sosial, tetapi segala kegiatan saya posting di media sosial saya sendiri,” ujar Romer Tapilatu.
Sebagai informasi, berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari ada 138.128 daftar pemilih tetap (DPT).
Dari total itu, sebanyak 29,19 persen termasuk pemilih pemula yakni yang berusia 17 tahun, sudah pernah kawin, atau purnawirawan TNI/Polri.