Pilgub Papua Barat
Samaun Hegemur Siap Maju di Pilgub Papua Barat 2024
Maju di pilkada, ucapnya, adalah bentuk aspirasi dan dukungan dari para pendukungnya, sekaligus menjadi suatu langkah maju dalam karir politiknya.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hegemur-samaun-2.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur, dijadwalkan bakal berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
Untuk itu, sejumlah tokoh politik di Provinsi Papua Barat, mulai mempersiapkan diri untuk berkontestasi.
Satu di antaranya adalah, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Fakfak, Samaun Hegemur.
Baca juga: Michael Inden: Markus Waran Layak Dampingi Dominggus Mandacan di Pilgub Papua Barat 2024
Baca juga: Gagal Dapat Kursi di DPR Papua Barat, 8 Parpol Ini Bentuk Koalisi Pilgub 2024
Politisi partai Nasdem tersebut, mengaku siap maju di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua Barat, apabila diberi kesempatan.
Sejumlah langkah politik juga telah Samaun Hegemur, salah satunya dengan bertemu sejumlah pimpinan parpol di Manokwari, ibu kota Papua Barat belum lama ini.
"Jadi saya telah sempatkan waktu untuk silaturahmi dengan pimpinan parpol dan juga melihat bagaimana persoalan secara umum di Papua Barat dan secara khusus terkait menatap langkah politik di Pilkada 2024-2029," kata dia saat diwawancarai wartawan, Kamis (28/3/2024).
Maju di pilkada, ucapnya, adalah bentuk aspirasi dan dukungan dari para pendukungnya, sekaligus menjadi suatu langkah maju dalam karir politiknya.
Menurutnya, silaturahmi bersama pimpinan parpol adalah bentuk untuk saling mengenal, dan bagaimana menyatukan persepsi membangun Papua Barat, melalui wadah demokrasi yang sehat dan berkualitas, serta tentu berpihak pada rakyat.
Selain itu, Hegemur meyakini, bahwa dengan menjalin komunikasi secara intens dengan bakal calon partai koalisi, juga dengan tokoh agama dan masyarakat di tingkat provinsi Papua Barat, akan menyatukan visi dan misi dalam membangun Papua Barat ke depan.
Dirinya berharap, komunikasi awal seperti ini akan terus berlanjut, sebagai bentuk komitmen dan keseriusannya maju di pilkada.
"Kemudian saya tidak memandang partai-partai ini sebagai partai non-seat di tingkat provinsi, karena mereka ini sebenarnya sudah punya struktur dan basis massa juga," ujarnya.
"Terbukti ada beberapa partai yang meski non seat di Provinsi hasil Pemilu Pileg 2024, namun ditingkat Kabupaten mereka punya jumlah kursi. Ini menandakan mereka punya kekuatan, apalagi kalau sudah disatukan seperti ini,” pungkasnya.
(*)