Pilkada 2024
Charles Imbir Bakal Maju Pilkada Raja Ampat, Usman Yunus: Figur Terbaik Layak Didukung
Menurutnya, dalam kontestasi Pilkada 2024 Raja Ampat, Partai Hanura bakal mengusung Charles Imbir.
Penulis: Marvin Raubaba | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Usman-Yunus-buka-suara-soal-Pilkada-2024-Raja-Ampat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Raja Ampat, Usman Yunus, buka suara soal pemilihan kepala daerah (Pilkada) Raja Ampat 2024.
Menurutnya, dalam kontestasi Pilkada 2024 Raja Ampat, Partai Hanura bakal mengusung Charles Imbir.
"Beliau salah satu kader terbaik kami di Raja Ampat," kata Usman Yunus saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com via selulernya, Minggu (14/4/2024) pukul 19.50 WIT.
Menurutnya, berdasarkan hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2024, Partai Hanura berhasil meraih tiga kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Raja Ampat periode 2024-2029.
Itu artinya, Partai Hanura Raja Ampat memiliki modal cukup untuk bertarung di pilkada 2024.
Baca juga: Menjelang Pilkada 2024, Mister S Mendaftar Jadi Bacalon Bupati Fakfak ke Partai Demokrat
Menurutnya, Charles Imbir yang memiliki catatan positif di tengah masyarakat Raja Ampat.
"Modal kami sudah ada tiga kursi. Kami akan fight di pilkada 2024," ujar Usman Yunus.
Dalam menghadapi pilkada 2024, ucapnya, Partai Hanura Raja Ampat sudah membentuk tim.
Hanura juga telah melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan partai politik lain.
Baca juga: Besok, Partai Hanura Papua Barat Daya Buka Pendaftaran Bacalon Pilkada 2024
"Kami butuh satu kursi untuk maju. Karena itu, kami intens melakukan komunikasi politik," kata Usman Yunus.
Ia mengatakan telah meminta restu dari DPP Hanura untuk berkontetasi di pilkada 2024.
Menurutnya, Partai Hanura segera membuka pendaftaran bacalon bupati dan wakil bupati.
"Itu kami sampaikan beberapa waktu lalu saat evaluasi hasil pileg 2024 di Jakarta," ujar Usman Yunus.
| MK Putuskan Pemilihan Suara Ulang Pilkada Papua 2024, Diskualifikasi Yermias Bisai |
|
|---|
| Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Ketua Komisi II DPR RI Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Pekan Depan, Mahkamah Konstitusi Mulai Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2024 |
|
|---|
| MK Terima 215 Permohonan Sengketa Pilbup, di Antaranya Paslon Berbudi |
|
|---|
| Sikapi Konflik Pilkada Puncak dan Intan Jaya, 4 Kerukunan Mahasiswa Papua Tengah Sampaikan 5 Poin |
|
|---|