Pilkada Mansel
Pilkada Mansel Papua Barat 2024, Ini Penegasan Joni Inden
Ditekankan Joni Inden, setiap calon kepala daerah yang nantinya maju bertarung di Pilkada Mansel, harus merupakan putra-putri asli daerah.
Penulis: Andika Gumenggilung | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/JI24-mansel.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) asal Manokwari Selatan (Mansel) Papua Barat Joni Inden buka suara terkait bursa calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Mansel 2024.
Ditekankan Joni Inden, setiap calon kepala daerah yang nantinya maju bertarung di Pilkada Mansel, harus merupakan putra-putri asli daerah.
"Karena Arfak ini berbeda. Beda dengan yang lain, yang usai pemilihan masalah selesai, Arfak tidak seperti itu. Yang kita jaga jangan sampai ada dendam politik," tuturnya, Jumat (26/7/2024).
Baca juga: Pilkada Mansel 2024, AKBP Eliantoro Jalmaf: Kamtibmas Tanggungjawab Bersama
Baca juga: Hengky Saiba Tegaskan Mesin Partai NasDem Siap Tempur di Pilkada Mansel Papua Barat
Joni menekankan, setiap calon bupati Mansel, harus merupakan orang yang sudah berdomisili lama di Mansel, dan merupakan bagian dari empat suku di wilayah Mansel, yakni Sough, Sough Bohon, Hatam dan Kuri Wamesa.
"Jadi yang dari Manokwari, silahkan maju di Manokwari. Yang dari Bintuni, silahkan maju di Bintuni. Begitu juga dengan daerah lain. Kita harus kasih kesempatan bagi putra asli Mansel," ujarnya.
"Masing-masing wilayah pemerintahan sudah ada, jadi bisa maju di kabupaten masing-masing. Jadi kita harus bedakan wilayah adat dengan wilayah pemerintahan. Jadi kesempatan di Pilkada Mansel, kasih ke anak asli Mansel," tukasnya.
(*)