Pilkada 2024 Teluk Bintuni

Ada 24 TPS Zona Merah di Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid: Lapor Jika Ada Yang Merusak Situasi

Ada 24 TPS yang merupakan zona merah atau zona sangat rawan," katanya Choiruddin Wachid saat peluncuran tahapan Pilkada Teluk Bintuni

Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
Ketua KPU Papua Barat, Paskalis Semunya, menyerahkan cinderamata kepada Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid, saat peluncuran tahapan Pilkada Teluk Bintuni di Lapangan Argo Sigemerai, SP 5, Distrik Bintuni, Sabtu (27/7/2024) malam. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, TELUK BINTUNI - Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid menyebut ada 24 tempat pemungutan suara (TPS) yang masuk zona merah atau berkategori rawan di Teluk Bintuni, Papua Barat.

"Ada 24 TPS yang merupakan zona merah atau zona sangat rawan," katanya saat memberikan sambutan dalam peluncuran tahapan Pilkada Teluk Bintuni di Gelanggang Argo Sigemerai, SP 5, Sabtu (27/7/2024) malam.

Meskipun begitu, ia tetap berharap Pilkada 2024 berlangsung sukses dan aman.

Dengan begitu, Teluk Bintuni yang disebutnya masuk dalam zona merah dapat berubah menjadi zona aman atau zona hijau.

"Itu semua tergantung dari saudara-saudara saya, masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni untuk merubah warna merah menjadi warna hijau atau menjadi zona aman," ujarnya.

Baca juga: KPU Teluk Bintuni Luncurkan Tahapan Pilkada 2024, Masyarakat Diminta Partisipatif

 

Ia berharap jika masyarakat segera melapor ke Polsek dan Koramil terdekat jika mendapatkan informasi yang bersifat merusak dan mencederai tahapan Pilkada 2024.

"Terkait segala sesuatu, tindak-tanduk ataupun kabar yang merusak situasi kondisi di wilayah Teluk Bintuni khususnya dalam tahap Pilkada," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolres mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Teluk Bintuni.

Baca juga: KPU Papua Barat Terima Kunjungan MRPB, Ini yang Dibahas 

"Sampai saat ini situasinya masih sangat kondusif dan mudah-mudahan pada saat mulai dari pentahapan Pilkada sampai pelantikan tetap terjaga," kata Choiruddin Wachid.

Ia juga mengajak warga Teluk Bintuni menjaga lisan dan tulisan serta bijak dalam bermedia sosial agar tidak menyebarkan informasi keliru.

"Ingat, beda pilihan tapi satu tujuan yakni membangun Kabupaten Teluk Bintuni," katanya.

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved