Info UNIPA
UNIPA Launching Ulat Sagu dan Ulat Madu, Ini kata Hugo Warami
"Unit ini mengawal kita dan dikawal juga oleh ombusman perwakilan papua barat, dan juga akan dikawal oleh LP3BH Manokwari," pungkasnya
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/UNIPA-39901.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Universitas Papua (UNIPA) melaunching unit layanan pengaduan.
Unit tersebut diperuntukan untuk dosen, tenaga pendidik, mahasiswa dan masyarakat umum.
Launching unit pengaduan itu ditandai dengan pengguntingan balon oleh Rektor UNIPA Hugo Warami di halaman rektorat, Senin (4/11/2024).
Baca juga: Napak Tilas UNIPA, Hugo Warami: Peradaban Pertanian Berawal dari Sini
Baca juga: KSR PMI UNIPA Bekali Mahasiswa Fateta dengan Keterampilan Pertolongan Pertama
Layanan pengaduan itu disebut Ulat Sagu (Unit Layanan Terpadu Siaga Unipa ) dan Ulat Madu (Unit Layanan Terpadu Mediasi, Advokasi dan Bantuan Dukungan Unipa).
"Pada tanggal 4 november 2024 dengan resmi saya membuka unit layanan pengaduan," ucap Dr.Hugo saat menggunting balon.
Dikatakannya, melalui unit pengaduan ini dapat menindak tegas para dosen yang hanya datang absen, namun tak mengajar dengan baik.
"Ketika ada pengaduan dan bukti makan akan kami tindak tegas," ujar Hugo.
Menurutnya, layanan Ulat Sagu yang baru dilaunching juga dibuka untuk umum.
Sementara itu, untuk segala tindakan yang berkaitan dengan mediasi akan diserahkan ke pihak mediator, dan tindakan yang berkaitan dengan advokasi akan diserahkan juga ke mediasi termasuk bantuan hukum.
"Unit ini mengawal kita dan dikawal juga oleh ombusman perwakilan papua barat, dan juga akan dikawal oleh LP3BH Manokwari," pungkasnya.
(*)