SMA Negeri 1 Manokwari Akui Manfaat Program Makan Bergizi Gratis, Kepsek dan Pelajar Berikan Saran
SMA Negeri 1 Manokwari memberikan waktu selama 15-20 menit bagi para pelajar untuk menikmati program MBG.
Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Program-Makanan-Bergizi-Gratis-MBG-di-SMA-Negeri-1-Manokwari.jpg)
SMA Negeri 1 Manokwari memberikan waktu selama 15-20 menit bagi para pelajar untuk menikmati MBG.
Baca juga: Letkol Inf Eko Handono Tinjau Launching Makan Bergizi Gratis di Fakfak
Ia mengakui, awalnya, program MBG di SMA Negeri 1 didapatkan pada pukul 10.00.
"Baru tadi agak lebih cepat sekitar 9 lewat sedikit. Karena saya masih di kelas, ada omprengan di kelas XII. Tadi saya ngajar sampai jam 9.45 pagi sedangkan istirahat jam setengah 11," ceritanya.
Lebih jauh, Lucinda Patricia Mandobar, menyatakan sebelum program MBG, sekolah telah memasukkan data alergi pelajar.
"Sebelum tanggal 13 itu kami isi formulir. Semua anak. Tanggung jawab ada di wali kelas."
"Datanya itu ada tinggi badan, berat badan, nama orang tua, terus apa alerginya. Semua data lengkap. Terus kami kirimkan," ujarnya..
Ia memastikan para pelajar SMA Negeri 1 Manokwari tidak ada yang alergi ikan maupun ayam.
"Kebanyakan itu udang, kepiting. Kalau telur ada beberapa, sedangkan sayur aman saja semuanya. Terus juga ada mungkin yang susu sapi," ucapnya.
MBG dikatakan berlangsung selama lima hari yakni setiap Senin hingga Jumat.
SMA Negeri 1 disisi lain tetap menjalankan program sekolah sehat di hari Sabtu.
Program sekolah sehat SMA Negeri 1 Manokwari mirip MBG tetapi melibatkan orang tua yang memasak makanan secara bergiliran sesuai jadwal.
Baca juga: Imigrasi Manokwari Bagi-bagi Makanan Bergizi Gratis di SDN 08 Arfai
Masukan Terhadap Program MBG
Disisi lain, ucapnya, mengatakan ada masukan yang perlu jadi pertimbangan bagi penyelenggara program MBG.
Masukan tersebut ialah menu ikan dan ayam sebaiknya tidak dimasak basah.
"Susah kalau menunya basah. Mungkin bagusnya kering. Digoreng. Dengan begitu saya pikir bisa lebih cepat tersaji dan lebih tahan. Apalagi ini kan masak besar untuk banyak orang," kata Lucinda Patricia Mandobar.
| LPPD Kaimana Utus Lima Kategori Lomba dalam Pesparawi Nasional XIV-2026 Papua Barat |
|
|---|
| 58 Hari Menuju Pesparawi Nasional XIV: Panitia Matangkan Transportasi dan Venue |
|
|---|
| Pesparawi Nasional XIV Papua Barat: Persiapan Matang, Dukungan Pusat Mengalir |
|
|---|
| DLHP Papua Barat Siapkan Panitia Lokakarya MHA, Libatkan LSM hingga Akademisi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Campak Rubella Klinis Ditetapkan Jadi KLB di Fakfak Papua Barat |
|
|---|