Berita Manokwari
Manokwari Diguncang Gempa 4,6 Magnitudo, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/bmkg-67890.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Gempa berkekuatan 4,6 Magnitudo mengguncang Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Jumat (21/2/2025) sekitar pukul 10.20 WIT.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,58 LS, 133,93 BT.
"Lokasi tepatnya berada di laut 37 km Barat Laut Manokwari-Papua Barat pada kedalaman 8 km," tulis Kepala Balai Besar BMKG Wilayah V, Jayapura, Yustus Rumakiek.
Baca juga: Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami di Fakfak, Wujudkan Masyarakat Tanggap Bencana
Baca juga: BMKG Torea Ingatkan Warga Pentingnya Kewasapadaan Resiko Gempa Bumi dan Tsunami
Dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi dirasakan oleh masyarakat di daerah Kabupaten Manokwari dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan seperti truk yang melintas.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, hingga pukul 10:45 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
(*)