Selasa, 28 April 2026

Berita Kaimana

BPS Kaimana Gelar Pelatihan Bagi Petugas Supas 

“Jadi proyeksi penduduk selama 5 tahun ke depan akan menggunakan data-data dasar yang dihasilkan melalui supas tahun 2025 ini," katanya

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto BPS Kaimana Gelar Pelatihan Bagi Petugas Supas 
Arfat
Suasana pelatihan petugas Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) di Grand Papua Hotel pada Rabu (4/6/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana, Papua Barat menggelar pelatihan untuk memperkuat kompetensi petugas Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) di Grand Papua Hotel pada Rabu (4/6/2025). 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaimana Masadi Yanry Koupun mengatakan, tahun 2025 ini BPS Kaimana akan kembali melakukan survei penduduk antar sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. 

"Supas ini bertujuan untuk memperkirakan dan mengumpulkan beberapa data strategis kependudukan diantaranya tingkat kelahiran, kematian dan migrasi," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunPapuabarat.com, Kamis (5/6/2025). 

Baca juga: BPS Fakfak Dampingi Pendamping PKH, Dinsos Turun Lakukan Pendataan Penerima Bantuan

Baca juga: BPS Papua Barat Gelar Workshop Penulisan Berita Berbasiskan Data Statistik

Data-data dasar tersebut kata Masadi, akan dipergunakan sebagai proyeksi penduduk, untuk mengukur angka selama 5 tahun ke depan dari 2025-2030. 

“Jadi proyeksi penduduk selama 5 tahun ke depan akan menggunakan data-data dasar yang dihasilkan melalui supas tahun 2025 ini," katanya. 

Dikatakan Masadi mekanisme pelatihan dilakukan  melalui dua metode yakni online dan offline dengan sampel meliputi 7 Distrik di wilayah Kabupaten Kaimana dan pelaksanaan survey akan dilakukan dari bulan Juni hingga Juli 2025.

“Saya berharap, agar masyarakat yang juga sebagai responden dalam pendataan ini, bisa memberikan data dengan sebenar-benarnya, terutama keterangan yang mencakup anggota rumah tangganya. Karena supas ini akan menyajikan data tentang karakteristik penduduk seperti usia, jenis kelamin, kelahiran, kematian dan migrasi," ujarnya. 

(*)

Sumber: Tribun papua
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved