Tak Hanya Indah, Ternyata Kawasan Raja Ampat Jadi Jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia
Biota laut di kepulauan Raja Ampat, Papua Barat, menjadi bagian jantung segitiga terumbu karang dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Raja-Ampat-Papua-Barat.jpg)
“Kalau kita tidak jaga dan tidak kita lakukan sekarang, dampaknya yang paling besar kerugiannya ada di kita,” jelasnya.
Tidak hanya bagi makhluk air, terumbu karang pun menjadi sumber protein bagi manusia lewat ikan-ikan yang tumbuh besar di wilayah ini.
Di Indonesia, sekitar 60 persen protein hewani diperoleh dari ikan. Artinya, sekitar 120 juta orang bergantung pada pasokan ikan di perairan sebagai sumber pangan mereka.
Hal ini belum termasuk menjadi sumber pendapatan sebesar 2,4 juta dollar AS dari bisnis perikanan dan 12 juta dollar AS dari bisnis pawisitasa di Asia tenggara, termasuk Pulau Komodo dan Kepulauan Raja Ampat.
Dengan begitu, fungsi terumbu karang secara luasnya adalah menjaga keseimbangan ekosistem alam, menjaga kesehatan lingkungan, berpengaruh secara sosiologis, ekonomi dan keberlanjutan hidup masyarakat.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepulauan Raja Ampat sebagai Jantung Segitiga Terumbu Karang Dunia, Apa Fungsinya?"