Wisata Papua Barat Daya

Wisata Papua Barat Daya: Ada Banyak Hewan Liar yang Bisa Ditemui di Raja Ampat, Apa Saja Nih?

Ada beberapa hal yang harus ditaati saat mengunjungi destinasi termasuk wisata Papua Barat Daya, Raja Ampat.

Instagram/pesonaid_travel
Pulau Misool, Raja Ampat, Papua Barat - Ada beberapa hal yang harus ditaati saat mengunjungi destinasi termasuk wisata Papua Barat Daya, Raja Ampat. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Ada beberapa hal yang harus ditaati saat mengunjungi destinasi termasuk wisata Papua Barat Daya, Raja Ampat.

Wisata Papua Barat Raja Ampat diketahui terdiri dari 610 pulau, termasuk 4 pulau besar yakni Pulau Misool, Salawati, Batanta dan Waigeo.

Wisata Papua Barat Raja Ampat memiliki keindahan dan margasatwa yang tinggi tak seperti wisata lainnya.

Ada satwa liar yang bisa ditemukan namun harus dihindari potensi bahayanya, dengan beberapa aturan sederhana.

Dikutip TribunPapuaBarat.com dari KKP Raja Ampat, aturan sederhananya jangan mengusik atay mengganggu, mengejar atau menyentuh satwa liar baik di darat atau di laut.

Dengan begitu kemungkinan cedera atau ancaman bahaya sangat kecil.

Selain itu saat menjumpai satwa liar Raja Ampat harus tetap tenang dan jangan berisik.

Baca juga: Ada Pembagian Zona Merah hingga Kuning di Raja Ampat, Simak Alasan dan Aturannya

Amati satwa liar dari jarak yang aman tanpa berusaha menyentuh atau mengganggunya.

Sehingga sebelum datang berkunjung, kenali beberapa margasatwa yang wajib diwaspadai pengujung.

1. Hiu

HIU BELIMBING - Hiu Belimbing dengan nama Stegostoma tigrinum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat saat ini terus berupaya melakukan konservasi hiu belimbing yang ada di perairan Raja Ampat melalui Proyek StAR atau Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery.
HIU BELIMBING - Hiu Belimbing dengan nama Stegostoma tigrinum. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Papua Barat saat ini terus berupaya melakukan konservasi hiu belimbing yang ada di perairan Raja Ampat melalui Proyek StAR atau Stegostoma tigrinum Augmentation and Recovery. (IST/BRIDA PAPUA BARAT)

Melihat hiu berenang secara langsung di alam liar bisa menjadi daya tarik pengunjung Raja Ampat.

Meski hiu biasanya mengabaikan penyelam atau perenang sepenuhnya; mereka tidak tertarik pada manusia.

Meskipun jarang terjadi, hiu dapat menunjukkan ‘ketertarikan’ terhadap manusia dengan berenang lebih dekat dari biasanya, atau sekedar lewat beberapa kali.

Namun jangan khawatir, karena pada saatnya hiu akan menjauh.

2. Ular Laut

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved