Rabu, 20 Mei 2026

Pemilu 2024

Menjelang Pemilu 2024, Bupati Kaimana Minta Warganya Tak Mudah Terpancing Hoaks

"Kemarin-kemarin, ada kejadian sedikit di Distrik Arguni Atas karena ada kasus penembakan," kata Bupati Kaimana, Freddy Thie

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Menjelang Pemilu 2024, Bupati Kaimana Minta Warganya Tak Mudah Terpancing Hoaks
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
Bupati Kaimana, Freddy Thie, saat membuka rapat koordinasi mengenai kewaspadaan dini menjelang Pemilu 2024, di GOR Kaimana, Kamis (2/11/2023).  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaimana, Papua Barat, menggelar rapat koordinasi terkait kewaspadaan dini menjelang pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah, serta pemilihan anggota DPR dan DPRD Kabupaten Kaimana tahun 2024.

Rapor koordinasi di GOR Kaimana itu dibuka oleh Bupati Kaimana, Freddy Thie, Kamis (2/11/2023). 

Peserta rapat terdiri dari pimpinan forkopimda, Wakil Bupati Kaimana Hasbulla Furuada, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, ketua Dewan Adat Kaimana dan kepala-kepala suku asli Kaimana.

Ada juga suku Nusantara dan ketua-ketua RT dari Kelurahan Kaimana Kota dan Kelurahan Krooy. 

Baca juga: KPU dan Kejari Kaimana Teken Kerja Sama untuk Minimalkan Pelanggaran Saat Pemilu 2024

 

Bupati mengatakan sengaja mengundang semua elemen masyarakat supaya menciptakan kondusivitas Kaimana menjelang Pemilu 2024

"Kemarin-kemarin, ada kejadian sedikit di Distrik Arguni Atas karena ada kasus penembakan."

"Ini tentu menjadi catatan kita semua untuk bersama-sama berpikir bagaimana mengatasi kondisi di Kaimana lewat kebijakan," kata Freddy Thie.

Ia menyebut ada kebijakan pemerintah daerah melalui program 100 juta untuk tiap RT di Kelurahan Kaimana Kota dan Kelurahan Krooy.

Program ini bukan hanya menyangkut kebersihan, keindahan, dan kekeluargaan, tetapi juga terkait keamanan dan ketertiban. 

Baca juga: KPU Kaimana Terima 434 Botol Tinta Pemilu 2024, Chandra Kirana: 38 Rusak

Menurut orang nomor satu di Kaimana ini, pencegahan dini harus dimulai dari lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, kemudian dilanjutkan ke lingkungan RT, kelurahan, dan distrik.

"Harapannya, dengan anggaran yang diberikan ini, RT bisa bersama masyarakat mewujudkan keamanan di Kabupaten Kaimana," ujar Freddy Thie.

Ia juga mengingatkan warga di Kabupaten Kaimana untuk tidak mudah mempercayai dan terpancing berita hoaks yang bisa memicu perpecahan.

"Masyarakat harap jangan terpancing berita hoaks. Berita yang memecah belah persatuan di Kaimana," kata Freddy Thie.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved