Pilkada 2024
Berikut Profil Samaun Hegemur yang Siap Maju di Pilgub Papua Barat 2024
Berikut profil singkat Samaun Hegemur yang telah lama di kursi legislatif Kabupaten Fakfak.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Samaun-Hegemur-bersiap-maju-ke-Pemilihan-Gubernur-Pilgub-Papua-Barat-2024.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Samaun Hegemur yang telah dikenal luas masyarakat Kabupaten Fakfak, Papua Barat, sedang menjadi sorotan.
Hal itu lantaran ia bersiap maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua Barat 2024.
TribunPapuaBarat.com merangkum profil singkat Samaun Hegemur yang telah lama di kursi legislatif Kabupaten Fakfak.
Ia lahir di Kampung Wambar, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada 20 Agustus 1974.
Ia dikenal luas karena merupakan anggota DPRD Fakfak.
Samaun Hegemur merupakan orang asli Fakfak yakni asal suku Mbaham Matta.
Baca juga: Samaun Hegemur Siap Maju di Pilgub Papua Barat 2024
Ia memiliki riwayat pendidikan yang panjang. Samaun Hegemur bersekolah di SD Inpres Kampung Wambar dan lulus tahun 1985.
Kemudian, ia bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Negeri Fakfak dan tamat pada 1990.
Ia lalu melanjutkan pendidikan menengah atas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Fakfak dan berhasil lulus pada 1993.
Kemudian, ia hijrah ke Kota Jayapura Papua dan melanjutkan pendidikan di daerah berjuluk kota seribu pinang tersebut.
Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura menjadi kuliah Samaun Hegemur dan masuk ke Fakultas Ekonomi.
Saat kuliah, ia aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FE Uncen Jayapura dan sempat menjadi Ketua HMI FE Uncen.
Samaun Hegemur berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomi Uncen tahun 1998.
Baca juga: John Morin Pastikan Stepanus Malak Maju Pilgub Papua Barat Daya 2024: Ini Desakan Masyarakat
Setelah lulus, Samaun Hegemur mengabdikan diri sebagai jurnalis dengan aktif bekerja di Harian Cenderawasih Pos dari 1998 sampai 1999.
| MK Putuskan Pemilihan Suara Ulang Pilkada Papua 2024, Diskualifikasi Yermias Bisai |
|
|---|
| Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Ketua Komisi II DPR RI Ungkap Alasannya |
|
|---|
| Pekan Depan, Mahkamah Konstitusi Mulai Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2024 |
|
|---|
| MK Terima 215 Permohonan Sengketa Pilbup, di Antaranya Paslon Berbudi |
|
|---|
| Sikapi Konflik Pilkada Puncak dan Intan Jaya, 4 Kerukunan Mahasiswa Papua Tengah Sampaikan 5 Poin |
|
|---|