Pansel DPRK Otsus Teluk Bintuni: Empat Suku Sudah Musyawarah untuk Tetapkan Calon Anggota

Wakil Ketua Pansel DPRK Jalur Pengangkatan Teluk Bintuni, Iluminata Fenetiruma, menyebut sejauh ini yang sudah musyawarah ialah Moskona, Sebyar

Penulis: R Julaini | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TribunPapuaBarat.com/Rachmat Julaini
Wakil Ketua Pansel DPRK Jalur Pengangkatan Teluk Bintuni, Iluminata Fenetiruma, Jumat (02/08/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, TELUK BINTUNI -  Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota DPRK Jalur Otsus atau Pengangkatan di Teluk Bintuni memastikan baru tiga dari total lima suku yang telah musyawarah penetapan calon anggota DPRK Teluk Bintuni.

Masih ada dua suku di Teluk Bintuni yang disebut belum selesai melaksanakan musyawarah untuk menetapkan nama-nama calon anggota DPRK pengangkatan sebelum disodorkan ke pansel.

Wakil Ketua Pansel DPRK Jalur Pengangkatan Teluk Bintuni, Iluminata Fenetiruma, menyebut sejauh ini yang sudah musyawarah ialah Moskona, Sebyar dan Wamesa.

"Wamesa belum menetapkannya karena masih ada beberapa hal yang perlu disiapkan," katanya, Jumat (2/8/2024) sore.

Baca juga: Suku Sougb di Teluk Bintuni Gelar Sosialisasi dan Pemilihan Calon Anggota DPRK Jalur Otsus

 

Pada hari yang sama, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Sougb melaksanakan sosialisasi dan pemilihan calon anggota DPRK pengangkatan.

Jika musyawarah Suku Sougb itu selesai dilakukan, maka hanya tersisa satu suku yang belum menyelesaikan musyawarah yakni Suku Kuri.

Lebih lanjut, Iluminata Fenetiruma, menjelaskan setiap suku yang memiliki calon untuk menduduki kursi anggota DPRK pengangkatan mengajukan tiga nama terpilih dalam musyawarah suku.

Selanjutnya, pada proses pendaftaran ke Pansel DPRK, panitia akan melakukan seleksi berkas. Mengingat adanya beberapa tahapan yang harus dilalui.

Baca juga: Polres Teluk Bintuni Latih Personel Persiapan Pengamanan Pilkada 2024

"Ada pemberkasan, kesehatan hingga uji kompetensi," ungkapnya.

Tiga nama bakal calon anggota DPRK pengangkatan dipastikan tetap diterima untuk diseleksi hingga tahapannya selesai.

"Nilainya tidak bisa dikasih putus di tengah. Artinya pas seleksi berkas kami tidak bisa sampaikan suatu calon tidak lolos. Kami akan terima sampai pada akhirnya kami umumkan nilai akhir," kata Iluminata Fenetiruma.

"Jika di situ nanti ada nilai terbesar di urutan pertama, dialah yang terpilih. Dua nama lain akan masuk daftar tunggu," ujarnya.

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved