Wisata Papua Barat Daya

Wisata Raja Ampat Masuk Daftar Wisata Terbaik Dunia Versi Lonely Planet, Ini Alasannya

Wisata Papua Barat Daya, di Kabupaten Raja Ampat masuk dalam daftar 30 tempat wisata terbaik 2023 oleh laman perjalanan Lonely Planet.

Tribun PapuaBarat.com
Pulau Wayag, Raja Ampat, Papua Barat Daya - Wisata Papua Barat Daya, di Kabupaten Raja Ampat masuk dalam daftar 30 tempat wisata terbaik 2023 oleh laman perjalanan Lonely Planet. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Wisata Papua Barat Daya, di Kabupaten Raja Ampat masuk dalam daftar 30 tempat wisata terbaik 2023 oleh laman perjalanan Lonely Planet,  pada Selasa (15/11/2022).

Raja Ampat termasuk dalam kategori tempat wisata terbaik untuk beristirahat bersama lima tempat lainnya yaitu Yordania, Dominika, Halkidiki, Jamaika, dan Malta.

Mengapa Raja Ampat Terpilih

Baca juga: Wisata Papua Barat Daya: Raja Ampat Masuk Daftar Wisata Terbaik 2023 Versi Lonely Planet

Dilansir dari Lonely Planet, Raja Ampat merupakan salah satu kepulauan terindah di dunia karena memiliki pemandangan indah.

Raja Ampat terdiri dari pulau-pulau curam yang tertutup hutan, pantai berpasir putih halus, laguna tersembunyi, goa yang menyeramkan, pulau-pulau kecil berbentuk jamur, dan perairan yang jernih.

Selain itu, Raja Ampat juga memiliki jumlah satwa liar yang banyak mulai dari beberapa spesies burung cendrawasih, hingga keanekaragaman hayati di bawah laut yang menjadi daya Tarik bagi wisatawan yang hobi menyelam ataupun snorkeling.

Hal tersebut membuat Raja Ampat menjadi salah satu destinasi wisata terbaik jika kamu ingin beristirahat dan mendekatkan diri dengan diri sendiri, pasangan, keluarga, atau dengan dunia sekitar.

Raja Ampat dinilai dapat menjadi destinasi wisata alternatif yang baik jika kamu bosan mengunjungi pulau di Indonesia yang lebih mainstream.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, penghargaan membawa harapan akan kebangkitan destinasi pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelas dunia dilansir dari siaran pers Kemenparekraf.

Sandiaga juga mengatakan bahwa hal tersebut membuktikan tren global pariwisata yang telah berubah dari 3S lama yaitu sand, sun, dan sea (pasir, matahari, dan laut) menjadi 3S yang baru yaitu spirituality, serenity, dan sustainability (kerohanian, ketenangan, dan keberlanjutan).

Baca juga: Cek Waktu Ideal Berkunjung ke Raja Ampat, Jika Beruntung Bisa Bertemu Pari Manta

“Raja Ampat adalah salah satu contoh destinasi yang lengkap 3S barunya," tutur Sandiaga, dikutip dari siaran pers Kemenparekraf.

Ia juga menginfokan bahwa ada Desa Wisata Arborek yang berhasil dikembangkan dan menjadi proyek percontohan desa wisata, serta sukses menjadi destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Surga para Petualang

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved