Pemilu 2024

Bawaslu Kota Sorong Usulkan Anggaran Rp 18 Miliar Lebih untuk Pemilu 2024

Ketua Bawaslu Kota Sorong, Muhammad Nasir Sukunwatan, mengatakan usulan ini masih dalam bentuk rancangan.

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius M
TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
USULAN ANGGARAN: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sorong mengusulkan anggaran Rp 18.388.126.000 untuk Pemilu 2024. Usulan itu disampaikan dalam rapat bersama Pemkot Sorong di Ruang Anggrek lantai dua kantor Wali Kota, Papua Barat Daya, Selasa (17/1/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sorong mengusulkan anggaran Rp 18.388.126.000 untuk Pemilu 2024.

Usulan disampaikan dalam rapat bersama Pemkot Sorong di Ruang Anggrek lantai dua kantor Wali Kota, Papua Barat Daya, Selasa (17/1/2023).

Ketua Bawaslu Kota Sorong, Muhammad Nasir Sukunwatan, mengatakan usulan ini masih dalam bentuk rancangan.

"Yang pasti akan disesuaikan dengan anggaran di pemerintah Kota Sorong," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Rabu (18/1/2023).

Ia juga menyampaikan ada evaluasi Bawaslu RI soal pemberian dana hibah dari pemerintah.

Baca juga: Bawaslu Papua Barat Akan Sosialisasikan Produk Hukum Terbaru soal Pemilu 2024

Evaluasi pelaksanaan pendanaan hibah yaitu penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sedikit terlambat.

"Ini menjadi evaluasi keseluruhan baik di Kota Sorong mampun Papua Barat Daya dan NPHD itu dibuat dua kali," ujar Muhammad Nasir Sukunwatan.

Menurutnya, kebutuhan anggaran Bawaslu tidak semua dipenuhi pemerintah karena banyak Pemda yang membayar hibah setelah tahapan pemilu dimulai.

Baca juga: Pemkab Manokwari Bahas Pemilu 2024 Bersama KPU dan Bawaslu

Hal ini, ucapnya, mengganggu jadwal pengawasan yang sudah disusun secara internal di Bawaslu.

Ada juga beberapa pemda yang minta pertanggungjawaban anggaran sebagai syarat pencairan anggaran terhadap tahap berikut.

"Seharusnya dilaporkan paling lambat tiga bulan setelah seluruh tahapan selesai. Ini juga menjadi evaluasi kami di Bawaslu RI," kata Muhammad Nasir Sukunwatan. (*)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved